Follow Me:

Thursday, March 5, 2015

Review Smartphone Android Outdoor Maxtron IP67-3

Salam Sehat, Salam Semangat, Salam Petualang!

Kesempatan kali ini saya akan mencoba mereview Smartphone Android Outdoor Maxtron IP67-3 setelah 7 bulan pemakaian. Setiap tulisan review saya tidak bermaksud menjelekkan/menonjolkan suatu produk, hanya sekadar berbagi cerita, sharing pengalaman, dan produk dari hasil waktu luang saya.




Kesan sekilas saya sangat tertarik sekali ketika Maxtron baru saja mengeluarkan Smartphone Android untuk Outdoor, dan yang paling membuat saya begitu tertarik untuk membeli adalah harganya Rp. 1,600,000 (Juli 2014), tentu harganya sangat murah jika dibandingkan Smartphone Outdoor dari brand ternama seperti SONIM, Casio G-Zone, SNOPOW, Hummer dengan spesifikasinya tidak begitu jauh berbeda dengan brand-brand tersebut. Tanpa banyak pertimbangan setelah mempleajari spesifikasinya saya langsung beli Smartphone Android Outdoor Maxtron IP67-3, karena saya waktu itu baru saja kehilangan Handphone.

Peket Pembelian:

https://s1.bukalapak.com/system/images/9/4/7/7/7/6/1/large/IMG_20140714_164220.jpg

Dalam paket pembelian kelengkapannya adalah unit Smartphone, 1 baterai, obeng pembuka chasing, Charger, kabel data, hedset, manual book, kartu garansi, dan anti gores layar. Namun sayang tidak disertai semacam tali gantungan/karabiner kecil, karena dalam aktivitas outdoor biasanya gadget sering digantung/dicantolin di tempat yang mudah dijangkau.


Model:

Tampilan fisik dari Maxtron IP67-3 kece abissss dan Outdoor banget dengan warna yang ngejreng. Kesan orang sekitar pun ketika saya membawa Maxtron IP67-3 ini sangat tertarik dan langsung bertanya-tanya dengan ekspresi kagum dan impress :D. Tentu saja saya bangga dan sedikit berlagak ketika mambawa dan memegang Smartphone Outdoor ini. 


Model yang anti mainstream yaitu lebih mirip heksagonal dengan layar sebesar 3.5" berpadu dengan warna kuning yang ngejreng memberikan kesan ceria dan semangat serta tambahan karet pelindung yang mengelilingi body memberikan kesan 'garang' khas Adventure/Lapangan. Karet pelindung tentu bertujuan untuk peredam/penahan benturan sesuai dengan fungsi outdoor, karet pelindung disertai 9 tombol shortcut yaitu tombol power, PTT, kamera dll.

Bagian belakang ada penutup baterai yang disertai dengan baut, dan logo maxtron memberikan kesan garang, disertai juga tempat ikatan tali di bagian bawah. Bagian atas ada lampu blitz, kamera, dan speaker. Smartphone ini lebih tebal dan lebih berat dibandingkan smartphone umumnya, membuat cukup ribet mengantonginya.


Spesifikasi:

Layar
WVGA 3.5”

Gorilla Glas Gen2

IPS Gloves Touch
CPU
Dual Core 1.3 GHz

Chipset MTK6572A/W
OS
Android 4.2 (Jelly Bean)

512MB RAM
Memory
4GB internal

External slot up to 32GB
Network
GSM 1900Mhz

WCDMA 2100 Mhz
SIM
Dual SIM
Camera
5.0MP back

1.3MP front
Battery
3600mAh (Li-Po)
Sensors
GPS Navigation

Motion Sensor

Distance Sensor

G-Sensor

Proximity Sensor
Protective Grade
IP67

Untuk layar dilihat dari display saya cukup puas dengan tampilan warnanya, sementara touchscreen ketika tangan sedang berkeringat/basah menjadi kurang sensitif bahkan kalau layar basah touchscreen bekerja sendiri tanpa disentuh. Layar juga dilengkapi fitur Gloves Touch dan setelah saya coba kurang sensitif untuk sarung tangan berbahan kulit, untuk bahan kain biasa oke. Gorilla Glas Gen2 memberikan proteksi layar dari goresan/scratch.

Prosesor Dual Core 1.3 GHz, dengan Android Jelly Bean dan RAM 512MB cukup mumpuni untuk melakukan aktivitas harian sosmed, browsing, untuk game memang kurang mumpuni. Network GSM 1900Mhz dan WCDMA 2100Mhz mampu menarik signal lebih kuat dan sudah saya rasakan dan bandingkan sendiri walaupun tidak terlalu signifikan, tapi untuk daerah yang signal naik turun/susah Maxtron IP67-3 bisa unggul 1-2 bar signal

Kamera belakang 5.0MP hasilnya cukup bagus dalam keadaan banyak cahaya, tetapi warna yang dihasilkan kurang greget (seperti pudar), dan sering miss fokus/ butuh waktu untuk mendapatkan fokus. Blitz cukup membantu untuk foto dalam keadaan gelap. Kamera depan 1.3MP hasilnya terlihat seperti kamera VGA Nokia jadul, tentunya gak asik buat selfie.

Baterai 3600mAh memang mantep untuk standbye (dipakai telpon/sms aja) bisa tahan 4-5 hari, sementara dipakai online (koneksi data aktif terus) bertahan 18-24 jam. Sayang untuk charging membutuhkan waktu yang lama, dari kondisi baterai 20% butuh hampir 5 jam charging hingga baterai penuh.

Untuk sensor tidak ada yang terlalu spesial dari Smartphone Outdoor ini hampir sama dengan Smartphone Android lain. Smartphone ini juga telah berlabel sertifikat ketangguhan IP-67 yang berarti proteksi penuh terhadap debu dan tahan air hingga kedalaman 1m dengan waktu maksimal 30 menit. Untuk ketahanan air memang bagus, air sama sekali tidak masuk dengan catatan karet tempat charger sudah dipastikan tertutup rapat dan baut penutup chasing belakang sudah kencang, sayang tidak bisa dipakai foto didalam air kecuali dengan timer. Untuk debu kemungkinan masuk hanya dari slot charger. Sementara untuk ketahanan benturan saya sudah pernah drop test dari ketinggian 2m dan memang baik-baik saja.

Tingkat kepuasan:

Masa-masa awal saya memakai Smartphone Outdoor ini saya cukup puas dengan tingkat kepuasan mencapai 85%, dalam artian saya sudah gembira mendapatkan service Smartphone ini berkaitan dengan harganya, hanya satu yang saya rasa kurang yaitu hedset yang ukurannya terlalu besar sehingga tidak masuk ditelinga saya, dan juga kualitas hedset yang kurang bagus dan tidak disertai karet. 3 bulan pemakaian tingkat kepuasan saya turun menjadi 70% karena karet-karet pelindung body mulai lepas dibeberapa sisi entah kenapa, mungkin karena sering keluar masuk saku tapi saya rasa karena Smartphone ini diperuntukan untuk Outdoor seharusnya itu tidak terjadi. Tidak ada pilihan lain saya lem karetnya, mengingat posisi saya yang jauh (beda pulau) dengan service center maxtron, dan pertimbangan juga jika saya claim garansi kemungkinan SC akan mengatakan ini adalah kelalaian penggunaan. Selain karet pelindung saya juga mengeluh dengan kabel data yang kualitasnya jelek, kabel luar diujung kepala USB terbuka sendiri dan sudah tidak berfungsi normal.

kondisi kabel data sekarang
Seiring berjalannya waktu semakin banyak karet pelindung yang copot, dan ngelem sudah menjadi agenda rutin. Bahkan karet disekitar tombol power ikut lepas dan setelah saya lem, tombol power tidak berfungsi. Dugaan saya mungkin karena terkena lem dan saya belah karet disekitar tombol power karena lem telah terlanjur mengeras, setelah saya belah, tombol power didalam tidak terkena lem dan setelah saya coba-coba tombol power memang sudah tidak berfungsi. Sekarang saya bergantung ke aplikasi untuk mematikan, menghidupkan, me restart, mengunci layar dll.

tombol power setelah dibedah

7 bulan pemakaian tingkat kepuasan saya tersisi 50% saja, hampir semua sisi body karet pelindungnya sudah pernah saya lem dan saya cukup jengkel dengan karet pelindung yang lepas ini. Karena sekeliling karet pelindung sudah pernah di lem saya sekarang meragukan ketahanan air nya, takut ada celah yang memungkinkan air masuk. Sementara itu kondisi baterai juga sudah mulai mengalami penurunan. Secara keseluruhan menurut saya 'ada harga ada kualitas' walaupun banyak juga kekurangan dari Smartphone ini, tapi cukup mumpuni dan telah banyak membantu aktivitas saya dan menaikkan gengsi saya didepan teman-teman :D.

Masih terlihat gahar dengan balutan luka 
 
Referensi:
kaskus.co.id
kabarselular.com
www.cahtekno.com
Pengalaman Pribadi

25 comments:

  1. sama-sama gan./ terima kasih sudah meninggalkan komen.
    Semoga bisa bermanfaat :D <3<3 (y)

    ReplyDelete
  2. Makasih banyak Gan atas reviewnya, jujur aja ... jadi mikir2 lagi untuk beli HP ini.
    semoga Agan dapat Hp yang lebih baik ya Gan.
    Aamiin :)

    ReplyDelete
  3. Aamiin terima kasih do'a nya gan o:) ...

    Namanya sebuah produk bikinan manusia ya ada kurang dan lebihnya ;). Sampe sekarang masih saya pakai gan sudah setahun lebih, soal ketahanan memang mantep, udah gak keitung berapa kali jatoh kebanting dll (y).

    ReplyDelete
  4. dan sekarang android say eror dan ga ada counter yg bisa :'(

    ReplyDelete
  5. Gan q hampir beli hp ini mengingat emang suka dg hp outdoor, mksh review jujurnya gan semoga dpt yg lbh baik sth ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin terima kasih gan... sekarang hp ini sudah jadi hp kedua saya Hehehhehe...

      Delete
  6. hp ini bisa buat tethering nggak gan ya?

    ReplyDelete
  7. punya saya juga sudah melar semua karetnya. saya bawa ke service center katanya bisa diganti, tapi dikirim ke jakarta dan biayanya 300k+.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha... mending beli hape baru aja gan..

      Delete
  8. Agan ngelem karetnya pake apa? Punya ane juga melar semua nih..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pake Alteco gan, tapi itu juga sering lepas lagi =D =D =D

      Delete
  9. sama gan ... mending lepas aja ....heheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Udah saya jual gan... sekarang saya lagi ngincar Blackview BV5000 kayaknya lebih oke, soalnya gk pake karet pinggir2nya.. <3<3

      Delete
  10. Mo nanya gan pernah dibawa berenang gk tu hp bza foto2 didalem air gk ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dulu sewaktu kondisi masih baru awal-awal sebelum karet-karetnya pada copot pernah saya bawa renang gan. Hp ini ga bisa foto-doto di dalam air gan, karena kalau layar kena air touchscreen nya jadi jalan sendiri (air berperan seperti jari kita). Itu juga karena layar nya gorilla glass gan, gorilla glass kalau kena air emang jadi jalan sendiri. Terima kasih sudah mampir di blog saya yg gk update ini gan =D. semoga sedikit jawaban saya dapat membantu ;)

      Kalau agan mau beli Hp outdoor saya kasih rekomendasi Blackview BV5000/BV6000

      Delete
  11. ...huhuhu sebelumnya saya pakai GPlus dan ini hp outdoor kedua saya yaiyu maxtron kece tapi tiba-tiba restart sendiri, ketika dibuka salah satu aplikasi pada muncul gagal ini gagal itu :( sepertinya juga akan ganti BV5000/BV6000 saja lebih kece "sepertinya" :(

    ReplyDelete
  12. Setuju gan... BV5000/6000 jadi target hahah =D

    ReplyDelete
  13. gmn gan jd ganti blackview nya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belum jadi gan, msh pake xiaomi redmi note 2, tadinya sih udah kyk hampir koit nih hp, tapi otak atik lancar jaya lagi. Gk jf ngambil blackview

      Delete
  14. Keren ya ini HP, udah anti sealanya, ntar ada HP anti radiasi juga :D

    ReplyDelete
  15. Iya gan... Syaang ni hp hardware dalamnya gak bagus, padahal case nya udah mantep

    ReplyDelete